Home Uncategorized Memperingati Hari HAM Sedunia

Memperingati Hari HAM Sedunia

858
51
SHARE

10 DESEMBER MEMPERINGATI HARI HAM SEDUNIA

Oleh : Musdalifa
Depertemen Pendidikan

Selamat pagi kanda-kanda, teman-teman, dan dinda-dinda. Akhirnya kita sudah tiba dipenghujung tahun. Bulan yag ditunggu oleh semua orang untuk merayakan malam pergantian tahun, yaitu bulan Desember. Bulan yang membawa perayaan, dimulai dari awal bulan sampai akhir bulan.
Yah, di awal bulan desember ini, kita diingitkan tentang perayaan hari Hak Asasi Manusia (HAM). Kali ini membuat artikel edukasi yang membahas tentang Hak Asasi Manusia (HAM).

1. Apa sih itu HAM?
Pengertian Hak Asasi Manusia adalah hak dasar yang dimiliki manusia sejak dilahirkan ke dunia yang secara kodrati sudah melekat dalam diri manusia tersebut yang harus dijunjung tinggi dan diakui oleh semua orang.
Mahluk yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan segala kesempurnaanya yaitu manusia. Salah satu kesempurnan yang diciptakan kepada manusia adalah akal dan pikiran yang membedakan dengan makhluklain. Sejak diciptakan dan dilahirkan manusia telah dianugrahi hal-hal yangmelekat pada dirinya yang harus dihormati oleh manusia yang lainya. Hak tersebut disebut dengan Hak Asasi Manusia (HAM).
HAM merupakan hasil perjuangan manusia untuk mencapai harkat kemanusiaan, sebab hingga saat ini hanya konsep HAM dan demokrasilah yang terbukti paling mengakui dan menjamin harkat kemanusiaan.Dihadapan manusia memiliki potensi untuk mencapai kebenaran, tetapi tidak kebenaran mutlak dimiliki oleh manusia, karena yang benar secara mutlak hanya Tuhan.
2. Apa yan melatar belakangi lahirnya HAM?
Dasar dari semua hak asasi manusia adalah bahwa setiap manusia harus memperoleh kesempatan untuk berkembang sesuai dengan bakat dan cita citanya.
Latar belakang perjuangan untuk memperoleh hak-hak tersebut dirintis oleh dunia barat. Selanjutnya perjuangan demi perjuangan ini melahirkan sebuah naskah yang bernilai penting bagi perkembangan hidup dan kehidupan manusia dalam berbangsa.
Naskah yang merupakan wujud dari upaya perjuangan itu secara berangsur-angsur dapat dijadikan rujukan dalam menata kehidupan berbangsa dalam mensosialisasikan hak serta kewajibanya. Naskah tersebut bersifat umum dan sangat mendasar, dan naskah yang dimaksud adalah sebagai berikut :
a) Magna Charta [Piagam Agung 1215], suatu dokumen yang mencatat beberapa hak yang diberikan oleh raja Jhon dari Inggris kepada beberapa bangsawan bawahanya atas tuntutan mereka. Naskah ini sekaligus membatasi kekuasan Raja Jhon tersebut.
b) Undang-undang hak tahun 1689 [bill of rights], suatu undang-undang yang diterima oleh Parlemen Inggris. Undang-undang ini dicapai melalui revolusi tidak berdarah, dengan melakukan perlawanan Raja James II
c) Pernyataan hak asasi manusia dan warga negara, 1789 [Declaration des droits de I’homme et du citoyen], suatu naskah yang dicetuskan pada permulaan Revolusi Perancis sebagai perlawanan terhadap kekuasaan dan kesewenangan kelompok penguasaan saat itu
d) Undang-undang hak [bill of right], suatu naskah yang disusun oleh rakyat Amerika yang selanjutnya dikenal sebagai empat hak sebagaimana yang dirumuskan oleh Presiden Amerika Serikat Fraklin D. Rosevelt pada permulaan perang dunia II.
3. Mengapa penting adanya penegakan HAM di Indonesia?
HAM ini penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mengapa? Karena memang tiap poin dari pasal 28 mengandung perlindungan atas hak hidup manusia. HAM telah dimiliki oleh tiap orang sejak ia lahir. Sehingga, pasal 28 telah mengatur perlindungan yang didapat tiap orang sejak ia lahir. Hak nya untuk hidup, tumbuh, dan berkembang.
Sebagai negara Hukum, Indonesia dituntut konsisten menjalankan segala hukum perundang-undangan yang telah dibuat. Salah satunya adalah hukum tentang penegakan HAM yang diatur lewat penetapan UU No. 39 Tahun 1999. Pengadilan terhadap pelanggaran HAM pun telah dibentuk berdasarkan ketentuan yang di atur dalam UU No. 26 tahun 2000. Pembentukan pengadilan HAM ini tidah hanya sekedar memenuhi kebutuhan nasional semata, melainkan untuk memenuhi tuntuan masyarakat internasional. Oleh sebab itu, Indonesia harus tetap berkomitmen terhadap penegakan HAM sebagai bentuk kepatuhan terhadap hukum tersebut.
Masyarakat Indonesia yang hidup dalam perbedaan daerah, suku, agama, dan kepentingan sangat rawan menimbulkan konflik. Sedikit saja gesekan yang timbul di masyarakat dapat memicu kerusuhan yang lebih luas. Kasus yang pernah terjadi di Poso, Ambon, dan Sampit adalah contoh tragedi yang menggambarkan kerawanan tersebut. Oleh sebab itu, HAM sangat penting untuk ditegakkan untuk menjamin kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk tersebut.
4. Contoh Pelanggaran HAM
• Banyak kasus yang sedang marak di Indonesia mengenai penganiayaan anak di bawah umur. Ada pula, pembunuhan yang dilakukan tanpa ada alasan yang jelas dan tidak bermutu.Misal, hanya karena cemburu, salah tembak, pencurian, dan lain sebagainya. Selain dilarang agama, pembunuhan juga dilarang hukum karena merupakan salah satu Hak Asasi Manusia.
• Tiap orang juga memiliki hak untuk menyatakan pendapat. Seperti pada zaman sekarang, sudah banyak akun sosial media yang mudah di akses dan semakin canggih. Banyak orang yang menyatakan pendapat mereka di dalam nya. Entah keluh kesah, saran, kritik, maupun yang lainnya. Sah-sah saja jika ingin menyatakan pendapat di sosial media. Akan tetapi, akun jejaring tersebut juga dapat diakses banyak orang. Sehingga, jika kalimat nya mengandung unsur sara dan lain-lain, hal itu juga merupakan pelanggaran HAM mencemarkan nama baik seseorang.
• Contoh pelanggaran HAM di lingkungan kampus : Secara kasuistik masih ditemukan pelanggaran HAM di kampus, misalnya ada kegiatan orientasi mahasiswa yang melanggar hak yang telah dilindungi secara konstitusi. sampai saat ini masih ditemukan pelanggaran terhadap hak kebebasan di lingkungan perguruan tinggi. Bahkan pelanggaran itu dilakukan oleh tenaga pendidik yang cenderung menggunakan sikap otoriter.Masih ditemukan pelanggaran terhadap hak kebebasan itu di perguruan tinggi, tapi sekarang sudah tidak massif lagi, tidak seperti dulu lagi, karena sekarang kan eranya keterbukaan infromasi, jadi kalau ada pelanggaran langsung mencuat sehingga cepat ada tindakan. BPHN (Badan Pembinaan Hukum Nasional) yang bekerjasama dengan Biro Hukum dan Organisasi Kemenristek-Dikti tersebut melakukan pemberdayaan dan penguatan peran Pusat Studi Hak Asasi Manusia (Pusham), termasuk tenaga kependidikan dan mahasiswa untuk penghormatan, perlindungan, pemenuhan dan pemajuan HAM di lingkungan perguruan tinggi. Sekarang dilingkungan kampus harus mulai menghilangkan sikap-sikap senioritas yang telah menjadi budaya bagi kalangan mahasiswa terutama saat kegiatan orientasi mahasiswa baru.
“Jadi tidak ada budaya senioritas itu, budaya yang ada itu adalah budaya pemahaman menghormati HAM karena menghormati hak itu akan menunjukan bangsa yang beradab”.

– Eleanor Roselvet, “Dimana, diatas segalanya, hak asasi manusia itu dimulai? Ia dimulai dari sebuah tempat sederhana, dekat rumah kita. Tempat dimana pria, wanita, serta anak-anak mendapat perlakuan sama, kesempatan sama, kehormatan sama, tanpa diskriminasi.”
– Hak bukanlah apa yang diberikan seseorang kepadamu, melainkan apa yang seorang pun tidak bisa ambil daripadamu. (A right is not what someone gives you, it’s what no one can take from you) ~ Ramsey Clark

Sumber :
http://www.contohsurat.co.id/2016/11/pengertian-ham.html
Latar Belakang Hak Asasi, HAM & Kehidupan, HAM & Pancasila, HAM dalam UUD 1945
http://www.ilmusiana.com/2017/03/mengapa-penegakan-ham-itu-penting.html
https://www.kompasiana.com/helfiranabila/pentingnya-ham-yang-tidak-boleh-dilanggar_54f5deb7a33311dd6d8b456a
https://jambi.antaranews.com/berita/318881/bphn-berikan-pemahaman-ham-di-lingkungan-kampus

SHARE
Previous articleLatihan Tari
Next articleHappy Mother’s Day

LEAVE A REPLY