Home PRESS RELEASE Selamat Hari Buruh

Selamat Hari Buruh

703
47
SHARE

May Day!!! May Day!!!
Ungkapan tersebut tentunya tidaklah asing di telinga kita, terutama bagi mahasiswa sebagai agen perubahan negeri.
Namun tahukah kita apa sebenarnya arti dari frasa “May Day” itu?
May Day adalah peristiwa yang memiliki sejarah yang panjang dengan berbagai versi. Ungkapan May Day, mirip dengan seruan yang menyatakan kondisi darurat “Mayday! Mayday!” yang berasal dari Bahasa Prancis m’aidez yang berarti “tolonglah kami”.

Sejak Abad ke-19, May Day lebih dikenal sebagai Hari Buruh dan tanggal 1 Mei dipilih oleh penganut paham sosialis dan komunis sebagai “International Workers Day”.
Uniknya gerakan ini timbul di Amerika Serikat pada puncak “Revolusi Industri”. Ribuan orang, wanita dan anak-anak mati setiap tahun karena buruknya kondisi kerja dan panjangnya jam kerja.

Federation of Organized Trades and Labor Unions (FOTLU), yang nantinya menjadi Federasi Buruh Amerika mengadakan konvensi di Chicago pada tahun 1886 dan memproklamirkan batas 8 jam kerja yang diberlakukan mulai 1 Mei 1886. Perjuangan mereka tidak hanya sampai disitu saja. Pada tanggal 1 Mei 1886 lebih dari 300.000 pekerja melakukan mogok kerja. Aksi terus berlanjut hingga 3 Mei 1886 yang berlangsung ricuh dan menewaskan beberapa buruh, namun keesokan harinya aksi kembali dilakukan dan merenggut nyawa beberapa aparat dan warga sipil.
.
Tapi tahukah teman-teman sekalian? Indonesia juga pernah melewati masa kelam dalam penetapan hari buruh Nasional.
Di Indonesia sendiri, Hari buruh baru ditetapkan pada era SBY sebelum dia turun dari jabatannya. Sebelum keputusan dari SBY, tidak ada peringatan hari buruh secara Nasional di Indonesia.

Pada era sebelumnya, tepatnya di era Soeharto, demonstrasi hari buruh dianggap berbau komunis dan merupakan ancaman bagi bangsa. Organisasi buruh pada saat itu dibasmi secara mengerikan, sehingga membuat orang-orang ketakutan. Para buruh pun tidak diikutsertakan dalam penentuan kenaikan upah minimum.

Soeharto kemudian menetapkan tanggal 20 Februari sebagai hari buruh, untuk memperingati berdirinya Federasi Buruh Seluruh Indonesia (FBSI) di tahun 1977. Tetapi organisasi tersebut dekat dengan pemerintah, sehingga tidak terlalu nyaring dalam menyuarakan aspirasi dan hak-hak para buruh.

Hingga pada akhirnya Soeharto turun dari jabatannya, tepatnya pada tahun 2000, terjadi demonstrasi besar-besaran yang menuntut 1 Mei agar ditetapkan sebagai Hari Buruh.

Namun tidak ada respon positif dari Presiden yang berkuasa pada saat itu, hingga akhirnya SBY menetapkan 1 Mei sebagai hari libur Nasional.

Hingga kini tradisi 1 Mei terus dilakukan. Namun tahun ini dilakukan dengan cara yang berbeda, bukannya turun melakukan demonstrasi, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) justru memutuskan untuk melakukan kegiatan bakti sosial dengan membagikan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis dan beberapa sembako bagi para buruh yang terkena dampak pandemi ini. “Selain melakukan bakti sosial, KSPI juga akan melakukan aksi virtual untuk menyuarakan tiga isu May Day, ujar Presiden KSPI Said Iqbal di Jakarta, Kamis 30 April 2020.

#HariBuruh2020
#PNUP
#HMANPNUP
#FamilyForever

Source:
https://www.liputan6.com/global/read/3954633/asal-usul-hari-buruh-internasional-dan-istilah-may-day

Hari Buruh 2020, 2021 dan 2022


https://beritagar.id/artikel/berita/sejarah-hari-buruh-di-indonesia
https://www.history.com/topics/holidays/history-of-may-day
https://metro.tempo.co/read/1337380/tanpa-demo-hari-buruh-diperingati-dengan-baksos-penyerahan-apd
https://jogja.tribunnews.com/amp/2018/04/30/peringatan-hari-buruh-dari-era-soekarno-hingga-saat-ini-indonesia-pernah-melewati-masa-kelam?page=3

LEAVE A REPLY