Home Hari Besar Selamat Hari AIDS Sedunia

Selamat Hari AIDS Sedunia

182
1
SHARE

HARI AIDS SEDUNIA

Hari AIDS sedunia diperingati setiap 1 Desember sejak tahun 1988. Penggagas peringatan Hari AIDS adalah James Bunn dan Thomas Netter, yang turut aktif sebagai humas di World Health Organisation (WHO).
Bunn dan Netter mengajukan ide tersebut kepada Jonathan Mann, Direktur Program Global terkait AIDS di WHO. Kemudian pada 1988, WHO menetapkan 1 Desember sebagai Hari AIDS Sedunia.

Tanggal 1 Desember dipilih agar mendapatkan peliputan maksimal dari media barat, terutama setelah berakhirnya Pemilu AS dan sebelum berlangsungnya libur Natal.
Saat itu, tidak semua masyarakat memahami bahwa AIDS bisa dialami oleh siapa pun karena ada stereotip bahwa penderita AIDS identik dengan gay, biseksual atau pengguna narkoba suntik.

Peringatan ini bertujuan untuk mengetahui peran yang telah dilakukan masyarakat untuk penanggulangan AIDS di tingkat internasional, nasional, dan lokal.
Faktanya, banyak penderita AIDS yang pada akhirnya meninggal karena tak sanggup bertahan dari penyakit yang disebabkan oleh virus HIV ini, apalagi penyebarannya terbilang mudah dan cepat. Oleh karena itu, penyakit ini sama sekali tidak bisa dianggap sepele.
Fakta tentang HIV/AIDS Berdasarkan data UNAIDS, pada akhir 2018, sebanyak 37,9 juta orang di dunia hidup dengan HIV dan 770.000 orang meninggal karena AIDS.

Setidaknya kita perlu mengetahui beberapa hal penting berikut sebagai pembelajaran tentang AIDS dan HIV:

APA ITU AIDS?
Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).
HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh, dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh akan semakin lemah, sehingga rentan diserang berbagai penyakit.
Infeksi HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius yang disebut AIDS, yaitu stadium akhir dari infeksi virus HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.

CARA PENYEBARAN
– Melalui produk darah (jarum yang tidak steril atau darah yang tidak disaring).
– Melalui hubungan seks vaginal, anal, atau oral tanpa alat pengaman.
– Dari ibu ke bayi dalam proses mengandung, persalinan, atau menyusui.

UPAYA PENYEMBUHAN
Sampai saat ini belum ada obat untuk menangani HIV dan AIDS. Akan tetapi, ada obat untuk memperlambat perkembangan penyakit tersebut, dan dapat meningkatkan harapan hidup penderita.
Seperti, kepatuhan yang ketat untuk mengonsumsi rejimen anti-retroviral (ARV) dapat secara dramatis memperlambat bertambah parahnya penyakit serta mencegah infeksi sekunder dan komplikasi.

GEJALA ATAU CIRI YANG MUNGKIN DIALAMI PENDERITA:
Area nyeri: daerah perut
Keadaan nyeri: saat menelan
Batuk: kering
Seluruh tubuh: kelelahan, berkeringat di malam hari, demam, kehilangan selera makan, malaise atau berkeringat
Gastrointestinal: diare berair, diare terus-menerus, mual atau muntah
Tenggorokan: kesulitan menelan atau pegal
Selangkangan: luka atau pembengkakan
Mulut: lidah putih atau ulkus
Juga umum: infeksi oportunistik, bercak merah, kandidiasis oral, pembengkakan kelenjar getah bening, penurunan berat badan yang tidak disengaja yang parah, radang paru-paru, ruam kulit atau sakit kepala.

Selamat Memperingati Hari HIV AIDS
#HMANPNUP
#HMAN
#PNUP
#Familyforever

https://id.wikipedia.org/wiki/AIDS
https://www.alodokter.com/hiv-aids
https://batam.tribunnews.com/2020/11/28/sejarah-hari-aids-sedunia-diperingati-setiap-1-desember-sejak-1988

1 COMMENT

LEAVE A REPLY