Home PRESS RELEASE Observasi Desa Binaan

Observasi Desa Binaan

279
4
SHARE

Himpunan Mahasiswa Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ujung Pandang melakukan observasi desa binaan, Selasa (8 Desember) yang dilakukan di Dusun Holiang dan Kantor Desa Cenrana. Akses jalan yang licin, tidak menghalangi kegiatan observasi yang dilakukan Pengurus Harian Organisasi HMAN-PNUP Periode 2020-2021.

Observasi ini merupakan bagian dari kegiatan desa binaan yang kembali menjadi program kerja pada periode kali ini. Tujuan dari observasi ini yaitu untuk mengetahui kondisi sekolah yang akan dibina dan juga untuk melihat alat-alat pembelajaran yang sekiranya dibutuhkan di sekolah tersebut. Disamping itu, observasi ini juga dilakukan untuk mencari metode pembelajaran yang efektif diterapkan nantinya.

Berdasarkan observasi yang dilakukan di Kantor Desa Cenrana, diketahui pegawai kantor berjumlah 11 orang yang rata-rata sudah berusia lanjut. Hal tersebut menjadi kendala untuk diberikan pemahaman mengenai kegiatan administrasi yang bersifat elektronik. Kemudian, kondisi kantor yang hanya memiliki satu lemari arsip dan dokumen arsip lainnya dibawa pulang oleh para pegawai serta tidak adanya SOP yang berlaku mengenai kearsipan. Untuk kondisi keuangan dinilai tidak memiliki kendala karena telah dilengkapi dengan format bukti kas masuk dan bukti kas keluar. Sama halnya dengan laporan pertanggung jawaban juga tidak memiliki kendala karena dalam penyusunan telah menggunakan aplikasi sejak tahun 2019.

Sedangkan observasi yang dilakukan di Dusun Holiang dilakukan dengan berkunjung ke rumah RT setempat. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk mengetahui lebih banyak mengenai Dusun Holiang. Beberapa pertanyaan diajukan seperti mengenai kondisi sekolah, metode pembelajaran yang diterapkan, peningkatan mutu sekolah, jumlah siswa, waktu libur dan masuk sekolah, serta informasi-informasi lain menyangkut Dusun Holiang. Salah satu informasi yang di dapat setelah mewawancarai guru yang mengajar di SDN 144 Holiang ialah masih banyak ATK yang dibutuhkan oleh sekolah seperti buku tulis, buku gambar, pensil, pulpen, dll.

Kegiatan observasi ini tidak dapat dikatakan mudah. Kondisi jalan yang terbilang ekstrem menjadi kendala terbesar yang dirasakan. Kendaraan yang digunakan pun sering kali mengalami selip karena jalan yang licin. Namun, rasa lelah yang ditempuh selama perjalanan terbayarkan dengan pengalaman didapat dan keindahan pemandangan yang dilihat selama kegiatan berlangsung.

SHARE
Previous articleHari Hak Asasi Manusia
Next articleSelamat Hari Ibu

4 COMMENTS

Leave a Reply to jolenenq2 Cancel reply