Home PRESS RELEASE HMAN Peduli, Korban Bencana Gempa Majene Sulawesi Barat

HMAN Peduli, Korban Bencana Gempa Majene Sulawesi Barat

201
3
SHARE

Pada hari Jumat, 15 Januari 2021 sekitar pukul 02.28 WITA telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 6,2 Magnitudo di Mamuju dan sekitarnya, Provinsi Sulawesi Barat. Sehingga dengan terjadinya peristiwa tersebut Himpunan Mahasiswa Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ujung Pandang (HMAN-PNUP) berinisiatif untuk melakukan Open Donasi untuk korban bencana tersebut dan terjun langsung ke lokasi terjadinya gempa, sebanyak 7 orang dari pengurus HMAN-PNUP turut serta dalam kegiatan ini. Bantuan sosial ini diselenggarakan selama 3 hari yaitu pada hari Minggu-Selasa (24-26 Januari 2021) yang dilaksanakan di Majene yaitu di Posko Malunda, Desa Sulai dan Dusun Kayuangin. Akses jalan yang sulit ditempuh, tidak menghalangi kegiatan yang dilakukan oleh Pengurus Harian Organisasi HMAN-PNUP bersama dengan rombongan TDA (Tangan Di Atas).

Bantuan ini merupakan inisiatif dari HMAN-PNUP. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meringankan beban sesama yang sedang mengalami musibah bencana. Disamping itu, Bantuan ini merupakan wujud dari rasa kemanusiaan, rasa cinta kasih, rasa tolong menolong dan rasa saling peduli terhadap sesama dengan cara meringankan beban para korban yang mengalami musibah bencana.

Berdasarkan dari bantuan yang telah dilaksanakan di Majene pada Posko Malunda, Desa Sulai dan Dusun Kayuangin, diketahui bahwa total donasi yang terkumpul dari tanggal 15-23 Januari 2021 sebesar Rp 2.120.000 dari hasil donasi tersebut, telah terbeli bahan sembako dan kebutuhan bayi yang disalurkan kepada korban bencana yang berada di Majene.

Adapun rincian pembelanjaan untuk kebutuhan korban bencana yakni, Sensi Reguler Pants jumbo M isi 34, Sensi Reguler Pants Jumbo S isi 40, Softex Sirih, SGM ANANDA, NutriSUN Tim Ayam & Sayur, NutriSUN Tim Brokoli & Wortel, NutriSUN Tim Tomat, Wortel & Ayam, NutriSUN Pisang, Minyak Telon, Sarden Kaleng Besar, Susu Milo isi 36, Cemilan anak-anak, dan pensil warna.

Kegiatan ini tidak dapat dikatakan mudah. Kondisi jalan yang terbilang ekstrem dan terkadang cuaca yang kurang mendukung menjadi kendala terbesar yang dirasakan seperti, longsor yang terjadi jika sedang hujan deras sehingga orang-orang yang ingin ke posko tidak bisa melewati jalan dan juga akses jalan menuju desa-desa lumayan sulit ditempuh dikarenakan jalanan yang kurang bagus. Namun, rasa lelah yang dialami selama perjalanan dapat terbayarkan dengan pengalaman selama melaksanakan kegiatan disana.

#HMANPNUP
#HMAN
#PNUP
#Familyforever

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY