Home Hari Besar Selamat Hari Raya Nyepi

Selamat Hari Raya Nyepi

206
2
SHARE

Hari Raya Nyepi

Hari Raya Nyepi sudah dirayakan oleh umat Hindu sejak tahun 78 Masehi. Sejarah Hari Raya Nyepi berawal pada terjadinya pertempuran jangka panjang yang terjadi antara beberapa suku di India, yaitu suku Saka (Scythia), Pahlawa (Parthia), Yueh-chi, Yawana dan Malawa. Saat Suku Saka memenangkan pertempuran tersebut, alih-alih menghancurkan musuhnya, raja suku Saka merangkul semua musuhnya untuk membuat satu kerajaan besar dengan beragam kebudayaan. Dari peristiwa inilah muncul Tahun Baru Saka yang bermakna sebagai hari kebangkitan, hari pembaharuan, hari kebersamaan, hari toleransi, sekaligus hari kerukunan nasional.

Tahun Baru Saka juga dikenal dengan nama Hari Raya Nyepi. Hari Raya Nyepi merupakan hari yang penuh dengan kesunyian, dan refleksi diri. Sepanjang hari umat Hindu tidak melaksanakan aktivitas duniawi apapun yang dimaksud untuk memadamkan kobaran api indriya atau nafsu.

Dalam tradisi Hari Raya Nyepi, ada beberapa ritual yang harus dilakukan baik sebelum maupun sesudah Nyepi. Prosesi pelaksanaan ritual yaitu:

  • Upacara Melasti

Dua hari sebelum Hari Raya Nyepi, umat Hindu melaksanakan upacara Melasti dan melaksanakan sembahyang di laut. Upacara tersebut bertujuan untuk menyucikan diri sebelum Nyepi. Dalam upacara Melasti, umat Hindu yang mengikuti acara tersebut akan mendapatkan air suci yang disebut Angemet Tirta Amerta.

Selain untuk membersihkan diri, upacara Melasti juga menjadi pembersihan dan penyucian benda sacral di tempat ibadah Hindu yang nantinya akan diarak keliling untuk menyucikan tempat tersebut.

  • Tawur Kesanga atau Mecaru

Tawur Kesanga atau Mecaru, dilaksanakan sehari sebelum perayaan Nyepi. Kegiatan ini identic dengan pawai festival ogoh-ogoh atau boneka raksasa yang terbuat dari bubur kertas dan rangka bamboo, yang dilaksanakan di daerah Kuta Bali. Pada akhir acara pawai, ogoh-ogoh akan dibakar sebagai lambing pembersihan sifat jahat manusia.

  • Nyepi Sipeng

Setelah melaksanakan upacara Melasti dan Tawur Kesanga, proses selanjutnya yaitu Nyepi yang merupakan puncak dari Hari Raya Nyepi. Pada saat itu umat Hindu tidak dapat melakukan aktivitas selain penyucian diri. Umat Hindu melaksanakan empat catur brata penyepian yaitu Amati Geni (tidak keluar rumah), Amati Lelanguan (tidak mencari hiburan), dan Amati Karya (tidak menyalakan api).

Begitupun dengan wisatawan yang tidak diperbolehkan keluar ataupun berjalan pada saat hari Nyepi.

  • Ngembak Geni

Satu hari setelah hari Nyepi, dilanjutkan dengan Ngembak Geni. Pada ritual ini umat Hindu melakukan kunjungan ke rumah saudara, atau tetangga.

 

Selamat memperingati hari raya nyepi

#HMANPNUP

#HMAN

#PNUP

#Familyforever

 

Referensi:

https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/25/080000169/hari-raya-nyepi-sejarah-dan-prosesinya?page=all#page2

 

 

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY