Home PRESS RELEASE Arisan Wacana “Polemik Tes Wawasan Kebangsaan KPK“

Arisan Wacana “Polemik Tes Wawasan Kebangsaan KPK“

87
0
SHARE

POLEMIK TES WAWASAN KEBANGSAAN KPK

Napak tilas KPK sebagai lembaga independen yang lahir sebagai anak kandung dari reformasi yang kemudian dijaga dengan landasan Yuridis UU No 30 Tahun 2002. Namun, seiring dengan berjalannya waktu mengawal pemberantasan tindak pidana korupsi yang ada di Indonesia, maka lahirlah revisi UU KPK menjadi UU No. 19 Tahun 2019 tapi yang menjadi pro kontra adalah revisi ini dianggap mengubah postur kelembagaan dan cara kerja KPK itu sendiri. Seperti yang terkandung dalam pasal 1 UU No. 19 Tahun 2019 bahwa KPK yang awalnya merupakan lembaga independen kemudian berada dibawah presiden yang berarti konsekuensinya KPK akan menjadi ASN yaitu Atasan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara RI. Dan karna hal itu, KPK kembali menuai polemik di masyarakat. 75 pegawai KPK diberhentikan setelah dianggap tidak melulusi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang diadakan sebagai akibat dari ketentuan PP No. 41 Tahun 2020, yang mengatur tentang Pengalihan Pegawai KPK menjadi ASN. Hal ini seakan memperlihatkan bahwa KPK merupakan anak kandung reformasi sedang mengalami kemunduran. Sebagai mahasiswa apakah kita akan tetap diam?

1. Tes Wawasan Kebangsaan

Tes wawasan kebangsaan adalah tes yang bertujuan untuk menguji seberapa baik wawasan dan pengetahuan calon ASN tentang Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika,NKRI,Nasionalisme,Bahasa Indonesia,dan wawasan pilar negara.
Biasanya dalam seleksi CPNS yang diselenggarakan oleh pemerintah, tes wawasan kebangsaan diujikan bersamaan dengan Tes Karakteristik Pribadi dan Tes lntelegensi Umum.

2. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK) adalah lembaga negara yang dibentuk dengan tujuan meningkatkan daya guna dan hasil guna terhadap upaya pemberantasan tindak pidana korupsi.

KPK bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan manapun dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya. Komisi ini didirikan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 mengenai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam pelaksanaan tugasnya, KPK berpedoman atas lima asas, yaitu kepastian hukum, keterbukaan, akuntabilitas, kepentingan umum, dan proporsionalitas. KPK bertanggung jawab kepada publik dan menyampaikan laporannya secara terbuka dan berkala kepada Presiden Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat, dan Badan Pemeriksa Keuangan.

  1. Kandungan UU revisi yang dapat melemahkan KPK
  2. Pelemahan Independensi KPK. Pegawai KPK merupakan ASN, sehingga ada resiko independensi terhadap pengangkatan,pergeseran dan mutasi pegawai saat menjalankan tugasnya.
  3. Bagian yang mengatur bahwa Pimpinan adalah penanggung jawab tertinggi dihapus.
  4. Dewan Pengawas lebih berkuasa daripada Pimpinan KPK, namun syarat menjadi Pimpinan KPK lebih berat dibanding Dewan Pengawas,misal: berijazah Sarjana hukum atau sarjana lain yang memiliki keahlian dan pengalaman paling sedikit 15 tahun dalam bidang Hukum, Ekonomi, Keuangan atau perbankan.
  5. Kewenangan Dewan Pengawas masuk pada teknis penanganan perkara, yaitu:memberikan atau tidak memberikan izin Penyadapan, penggeledahan dan penyitaan. Bagaimana jika Dewan Pengawas tidak mengizinkan?Siapa yang mengawasi Dewan Pengawas?
  6. Polemik TWK

Revisi UU menimbulkan polemik ditengah  masyarakat, Pasalnya 75 pegawai KPK diberhentikan dengan alasan tidak lulus ujian TWK. Mereka adalah orang-orang yang dianggap berintegritas dan sudah banyak  menangani kasus besar yang pernah terjadi di Indonesia yang seharusnya tidak perlu diragukan lagi mengenai wawasan kebangsaannya.

Selain itu juga, mereka menganggap bahwa tes yang diberikan kepada KPK salah sasaran karna pertanyaan-pertanyaannya tidak sesuai dengan tugas dan fungsi KPK. Contoh pertanyaan yaitu terkait doa Qunut atau sikap terkait LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender).

#HMANPNUP
#HMAN
#PNUP
#Familyforever

Penulis: Ika Indarwati
Editor: Argenastha Meigrita
Desainer: A. Hasmaniar Mumtazah

 

LEAVE A REPLY