Home PRESS RELEASE KATALOG ” Aksiologi Ilmu Pengetahuan dan Manfaatnya Bagi Manusia”

KATALOG ” Aksiologi Ilmu Pengetahuan dan Manfaatnya Bagi Manusia”

259
3
SHARE

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhayana, dan Salam Sejahtera.

“Salam Mahasiswa”

“Salam Pergerakan”

“Salam Family Forever”

Pengertian secara etimologi, kata aksiologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata yaitu axios yang berarti layak atau pantas dan logos yang berarti ilmu atau studi mengenai. Selain itu, nilai juga berasal dari bahasa latin Valere yang berarti berarti berguna, mampu akan, berdaya, berlaku atau kuat yang bermakna kualitas sesuatu hal yang menjadikannya dapat disukai, diinginkan bermanfaat atau menjadi objek kepentingan. Namun juga bisa bermakna sebagai apa yang dihargai, dinilai tinggi, atau dihargai sebagai suatu kebaikan (Zaprulkhan, 2016). Berdasarkan pengertian menurut bahasa sebagaimana tersebut di atas, maka penegertian aksiologi secara istilah adalah merupakan studi yang berkaitan dengan teori tentang nilai atau studi segala sesuatu yang dapat bernilai atau memberikan manfaat. Nilai merupakan suatu fenomena tapi tidak berada dalam suatu ruang dan waktu. Selain itu, nilai juga merupakan esensi-esensi logis dan dapat dipahami melalui akal. Berdasarkan defenisi dari aksiologi sebagaimana disebutkan diatas, dapat dipahami bahwa aspek aksiologi dari filsafat mempelajari dan menjelaskan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan moral dan nilai- nilai.

Adapun pengertian pengetahuan menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia adalah tahu, atau hal mengetahui sesuatu, segala apa yang diketahui, kepandaian atau segala apa yang diketahui atau akan diketahui berkenaan dengan sesuatu hal (mata pelajaran) (W. J. S. Poerwadarminta, 1991). Ilmu merupakan hasil cipta seseorang yang dikomunikasikan dan dikembangkan secara terbuka oleh masyarakat. Jika seandainya hasil cipta tersebut memenuhi kriteria-kriteria keilmuwan maka akan dia dianggap sebagai bagian dari kodifikasi ilmu yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Pengetahuan yang telah berkembang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya menjadi ilmu. Sedangkan ilmu terkandunng pengetahuan yang pasti, sistenmatik, metodik, ilmiah dan mencakup kebenaran umum mengenai objek studi yang bersifat natural yang diperoleh melalui metode-metoden ilmiah. Pengetahuan sesungguhnya hanyalah merupakan produk atau hasil dari sesuatu aktivitas yang dilakukan oleh manusia. Ilmu merupakan salah satu cara untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diuji kebenarannya serta harus diupayakan melalui aktivitas manusia. Ilmu tidak cukup hanya dengan menetapkan fenomena-fenomena saja melainkan berupaya mencari hubungan sebab akibat dari fenomena-fenomena yang terjadi. Ilmu ditemukan secara individual (perseorsangan) namun dimanfaatkan secara social serta merupakan pengetahuan umum dimana teori ilmiahnya ditemukan secara individual dikaji, diulangi, dan dimanfaatkan secara bersama-sama. Ilmu pada hakikatnya berasal dari pengetahuan, namun sudah disusun secara sistematik dan diuji kebenarannya menurut metode ilmiah dan dinyatakan valid atau shahih.Sedangkan pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui namun belum disusun secara sistematik dan belum diuji kebenarannya menurut metode ilmiah serta belum dinyatakan valid atau shahih.

Manfaat Ilmu Pengetahuan bagi Manusia
Nilai dan ilmu kegunaannya secara moral dapat dilihat apakah berguna untuk peningkatan kualitas kesejahteraan dan kemashlahatan umat manusia atau tidak. Nilai-nilai bertalian dengan apa yang memuaskan keinginan atau kebutuhan seseorang, kualitas dan harga sesuatu atau appreciative responses. (Mohammad Adib, 2010). Ilmu pengetahuan memiliki banyak fungsi, tergantung bagaimana manusia menggunakannya (Abuddin nata, 2018). Adapaun fungsi ilmu adalah sebagai berikut.

Pertama, ilmu alam berfungsi sebagai dasar bagi pembentukan dan pengembangan teknologi yang merupakan konsep, gagasan, pemikiran dan idenya yang bersifat nonfisik atau yang bersifat software (perangkat lunak). Berbagai produk teknologi tersebut dapat memberikan berbagai kenyamanan bagi kehidupan manusia baik dalam berkomunikasi, bepergian, mendapatkan berbagai keperluan hidup, air, udara, bahan makanan, minuman, pakaian, pendidikan, kesehatan, hiburan, keamanan dan lain sebagainya, maka berarti telah meberikan rahmat bagi umat manusia. Karena produk teknologi berdasar pada ilmu pengetahuan, maka yang memberi rahmat sesungguhnya adalah ilmu pengetahuan.

Kedua, ilmu alam berfungsi sebagai penjelasan atas segala hal yang terjadi. Di dalam kehidupan sehari-hari terdapat berbagai peristiwa atau kejadian yang membutuhkan penjelasan. Misalnya terjadi tanah longsor, banjir bandang, tsunami dan sebagainya.

Ketiga, ilmu berfungsi sebagai penerang atau nur bagi kehidupan manusia. Keberlangsungan masa depan suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh tingkat penguasaan bangsa tersebut terhadap ilmu pengetahuan. Ilmu sebagai cahaya mensyaratkan kebersihan diri bagi orang yang akan mendapatkannya. Ilmu sebagai cahaya ini dapat pula dipahami dari adanya kehendak Tuhan yang memberikan cahaya kepada orang yang dikehendakinya.

Keempat, ilmu berfungsi sebagai pondasi yang akan menyangga benteng peradaban sekarang ini sekaligus merupakan alat untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.

Kelima, ilmu berfungsi sebagai alat untuk meningkatkan harkat dan martabat. Ilmu pengetahuan, khususnya yang berkaitan dengan etika, akhlak, adab, sopan santun, dan moral yang menempatkan manusia sebagai makhluk yang mulia dan harus saling memuliakan demikian juga dengan makhluk ciptaan lainnya.

Resume by Naim

Design by Naila Fasya Putri Shalihah

📲 Instagram : @hmanpnup
📬 Twitter : @hmanpnup
🎥 Youtube : HMANPNUP
🌐 Website : www.hmanpnup.or.id
_____________
DEPARTEMEN PENGADERAN
HMAN PNUP 2021 – 2022

#HMANPNUP
#HMAN
#PNUP
#FAMILYFOREVER


Warning: A non-numeric value encountered in /home/u5829455/public_html/hmanpnup.or.id/wp-content/themes/berita2/includes/wp_booster/td_block.php on line 353

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY