Home PRESS RELEASE KELAS PEDAS “Mengenal Hari Ibu dengan Sejarahnya”

KELAS PEDAS “Mengenal Hari Ibu dengan Sejarahnya”

217
3
SHARE

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhayana, dan Salam Sejahtera.

“Salam Mahasiswa”

“Salam Pergerakan”

“Salam Family Forever”

Menurut KBBI, Ibu adalah wanita yang telah melahirkan seseorang, Sedangkan menurut Wikipedia Ibu adalah orang tua perempuan seorang anak, baik melalui hubungan biologis maupun sosial.

Sejarah Hari ibu tak bisa dilepaskan dengan peristiwa kongres Perempuan 22 Desember 1928. Peristiwa tersebut merupakan awal bangkitnya Gerakan perempuan Indonesia sebelum kemerdekaan RI. Atas Prakarsa para perempuan pejuang pergerakan kemerdekaan, pada tanggal 22-25 Desember 1928 diselenggarakan Kongres Perempuan Indonesia Pertama di Yogyakarta. Salah satu keputusannya adalah dibentuknya satu organisasi federasi yang mandiri dengan nama Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia (PPPI). Selain itu berjuang bersama-sama kaum perempuan untuk meningkatkan harkat dan martabat perempuan Indonesia menjadi perempuan yang maju. Pada 1929 PPPI berganti nama menjadi Perikatan Perkumpulan Istri Indonesia (PPII).

Kemudian pada 1935 diadakan Kongres Perempuan Indonesia II di Jakarta. Kongres tersebut menghasilkan Badan Kongres Perempuan Indonesia dan menetapkan fungsi utama Ibu Bangsa, yang berkewajiban menumbuhkan serta mendidik generasi baru yang lebih menyadari dan lebih tebal rasa kebangsaannya. Pada 1938 Kongres Perempuan Indonesia III menyatakan bahwa tanggal 22 Desember ditetapkan sebagai Hari Ibu. Hari Ibu dikukuhkan oleh pemerintah dengan Keputusan Presiden Nomor 316 tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang Bukan Hari Libur tertanggal 16 Desember 1959. Presiden Soekarno meresmikan peringatan Hari Ibu melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1959. Peristiwa besar yang terjadi pada tanggal 22 Desember tersebut kemudian dijadikan tonggak sejarah bagi Kesatuan Pergerakan Perempuan Indonesia.

Hari Ibu oleh bangsa Indonesia diperingati tidak hanya untuk menghargai jasa-jasa perempuan sebagai seorang ibu, tetapi juga jasa perempuan secara menyeluruh seperti guru kita atau pun dosen bisa menjadi sosok ibu bagi kita . Hari Ibu diperingati secara nasional oleh seluruh masyarakat Indonesia, dan tidak hanya kaum wanita saja. Umumnya, masyarakat menggelar kegiatan yang sifatnya meningkatkan kesejahteraan wanita, dan juga menampilkan keberhasilan yang dicapai kaum wanita.

Namun Hari ibu juga dapat dilakukan hari-hari lainnya bukan hanya tanggal 22 Desember karena sosok ibu sangat berharga bagi kita dia yang mengandung kita selama 9 bulan dan melahirkan kita ke dunia sampai mempertaruhkan nyawanya, ibu juga pendidik pertama bagaimana kita jalan, makan berbicara, dan memberi kita kasih sayang yang penuh. Maka dari itu berbaktilah kepada  ibu, karena tampanya kita tidak ada didunia ini.

Menurut saya ibu itu tidak dapat diartikan lagi karena ibu adalah segalahnya, tampa ibu kita tidak ada didunia sampai saat ini. Ibu jugalah menyemangat dalam keluarga.

Resume by Nuraliyah Kurnia

Design by Naila Fasya

📲 Instagram : @hmanpnup
📬 Twitter : @hmanpnup
🎥 Youtube : HMANPNUP
🌐 Website : www.hmanpnup.or.id
_____________
DEPARTEMEN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
HMAN PNUP 2021 – 2022

#HMANPNUP
#HMAN
#PNUP
#FAMILYFOREVER


Warning: A non-numeric value encountered in /home/u5829455/public_html/hmanpnup.or.id/wp-content/themes/berita2/includes/wp_booster/td_block.php on line 353

3 COMMENTS

  1. It’s difficult to find writers who know what they’re talking about on the net, but you appear to know this subject area quite well. That’s definitely a welcome relief, from the typical “leftard” internet content. Thank you!

  2. Way back in the past, job hunters were lectured that each resume needs to contain a collection of point-form duties and responsibilities for any job we have ever done – and the bigger the list the better. Not anymore! Nowdays, employers plan to only devote 10 seconds (possibly much less) when reviewing your resume. Do not use the duties/responsibilities resume approach!

LEAVE A REPLY