Home PRESS RELEASE Kelas Seni Tari

Kelas Seni Tari

174
26
SHARE

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhayana, dan Salam Sejahtera.

“Salam Mahasiswa”

“Salam Pergerakan”

“Salam Family Forever”

  • SEJARAH TARI DI INDONESIA
  1. Era Primitif

Dimulai dari awal sebelum adanya kerajaan di Indonesia, tarian dipercaya sebagai sebuah daya magis nan sakral.Jadi, tercipta tarian yang dipakai berdasarkan kepercayaan mereka. Salah satunya yaitu tari hujan, tari eksorsisme, tari kebangkitan, dan lainnya.

  1. Era Hindu Buddha

Sejarah kesenian tari di Indonesia lalu berlanjut pada masa penyebaran Hindu Buddha,yang mana terpengaruh oleh budaya yang dibawa pedagang. Mulai dari era Hindu Buddha, sebuah tarian mulai memiliki standardisasi serta patokan, karena ada sebuah literatur tentang seni tari.

  1. Era Islam

Pada era penyebaran agama Islam, tarian cumaa diperagakan oleh orang – orang dari luar Indonesia dan dilakukan pada saat hari raya.

  1. Era Penjajahan

Sejarah kesenian tari di Indonesia mengalami kemunduran di era penjajahan dikarenakan suasana saat itu sedang kacau. Tapi, seni tari yang diperagakan di istana tetap dilaksanakan bahkan terpelihara dengan baik. Pada masa penjajahan, kesenian tari cuma diperagakan pada acara – acara penting kerajaan.

  1. Era Setelah Merdeka

Seni tari terus kembali berjalan setelah Indonesia merdeka, jadi tarian bisa dilakukan buat upacara adat dan juga keagamaan.

  • UNSUR UTAMA DALAM SENI TARI

Suatu gerakan gak bisa dikatakan sebagai tarian kalo gak memenuhi 3 unsur utama dalam seni tari, yaitu:

a. Wiraga (Raga)

Sebuah tarian harus memperhatikan gerakan badan, baik itu dengan posisi berdiri ataupun dalam posisi duduk

b. Wirama (Irama)

Seni tari juga harus mempunyai unsur irama, yang bisa menyatukan antara gerakan badan dan juga musik pengiringnya. Baik itu dari segi irama ataupun dalam segi temponya.

c. Wirasa (Rasa)

Tarian harusnya mampu menyampaikan sebuah perasaan yang ada di jiwa, baik itu melalui sebuah gerakan dan tarian atau ekspresi penarinya.

  • UNSUR PENDUKUNG DALAM SENI TARI

Selain dari 3 unsur utama seni tari diatas, kemudian ada juga unsur pendukung dalam seni rupa, diantaranya yaitu:

a. Ragam Gerak

Sebuah tarian bisa terlihat indah jika semua anggota badan berkolaborasi. Bukan cuma tangan dan kaki, tapi kombinasi lirikan mata dan raut wajah, termasuk ekspresi wajah itu sendiri.

b. Ragam Iringan

Suatu tarian bisa dinikmati kaloa ada musik yang ritmis dan cocok dengan gerakan tari tersebut. Jadi, akan tercipta paduan yang indah antara musik dan gerakan tubuh.

Lebih indah dan bisa dinikmati lagi kalo ditambah dengan hentakan, tepukan ataupun .

c. Rias dan Kostum

Unsur ini sangat penting sekali dalam pertunjukan sebuah tari. Tanpa riasan wajah dan kostum sebuah tarian pasti terasa hambar, gak mempunyai makna dan gak menarik buat ditonton.

d. Pola Lantai atau Bloking

Tarian akan terlihat lebih berseni kalo pola lantainya juga indah. Karena, seorang penari gak mungkin berdiri dalam satu titik aja tapi harus menyesuaikan tempat dan penontonnya.

  • MAKNA TARI/MAKNA GERAK TARI

Makna filosofis

Dalam pedoman Joged Mataram dari Kasultanan Yogyakarta terdapat makna filosofis  dalam seni tari yang dapat diringkas sebagai berikut: sawiji (konsentrasi penuh tetapi tidak kerasukan), greged (energi dinamis tetapi tidak meniru), sengguh (percaya diri tapi tidak arogan), ora mingkuh (pantang mundur atau pantang menyerah).

Secara umum gerak tari itu juga memiliki sentuhan emosional tertentu yang telah mengalami distorsi atau stilisasi. Gerak tari terutama pada drama tari  bisa dibedakan menjadi  empat kategori, yaitu

  • gerak maknawi (gesture),
  • gerak murni (pure movement),
  • gerak khusus berpindah tempat (locomotion).

 

  • JENIS TARI YANG ADA DI SULAWESI SELATAN
  1. Tari Kipas Pakarena
  2. Tari Padduppa
  3. Tari Adat Ma’gellu
  4. Tari Adat Ganrang Bulo

Dan ada masih banyak lagi jenis tarian yang ada di Sulawesi selatan.

  • TEKNIK-TEKNIK DASAR TARI
  1. Teknik Gerak Kepala

Gerak kepala merupakan bagian dari keseluruhan gerak dasar tari yang memiliki teknik tertentu saat melakukannya.

  1. Teknik Gerak Tangan

Gerak tangan merupakan bagian dari keseluruhan gerak dasar tari yang memiliki teknik tertentu saat melakukannya. Ada banyak gerakan tangan yang dapat dilakukan dalam gerak tari. Berikut ini berbagai contoh teknik dan motif gerak tangan:

  1. Teknik Gerak Badan

Gerak badan merupakan bagian dari keseluruhan gerak dasar tari yang memiliki teknik tertentu saat melakukannya. Ada banyak gerakan badan yang dilakukan dalam gerak tari.

  1. Teknik Gerak Kaki

Gerak kaki merupakan bagian dari keseluruhan gerak yang memiliki teknik tertentu saat melakukannya. Ada banyak gerakan kaki yang dapat dilakukan dalam gerak dasar tari gaya Surakarta

  • TARI TRADISIONAL DAN KONTEMPORER
    1. Tari Tradisional

Tari tradisional adalah tarian yang merupakan perwujudan budaya di suatu daerah. Dilansir dari Authentic Indonesia, Indonesia memiliki lebih dari 300 jenis tarian tradisional yang berasal dari wilayah berbeda.

  1. Tari Kontemporer

Tari kontemporer adalah salah satu jenis kesenian tari yang sudah terdampak modernisasi. Jenis tarian ini bersifat bebas serta tidak ada peraturan khusus tentang pola gerak atau unsur tari lainnya.

 

Resume by A. Muh. Malfikram Al Hilal

Design by Naila Fasya Putri Shaliha

📲 Instagram : @hmanpnup
📬 Twitter : @hmanpnup
🎥 Youtube : HMANPNUP
🌐 Website : www.hmanpnup.or.id
___
UKH SENI
HMAN PNUP 2021 – 2022

#HMANPNUP
#HMAN
#PNUP
#FAMILYFOREVER


Warning: A non-numeric value encountered in /home/u5829455/public_html/hmanpnup.or.id/wp-content/themes/berita2/includes/wp_booster/td_block.php on line 353

LEAVE A REPLY