BULAN SYA’BAN: MENYAMBUT RAMADHAN DENGAN HATI YANG BERSIH DAN JIWA YANG TENANG

Bulan Sya’ban merupakan bulan ke-8 dalam kalender Islam. Bulan Sya’ban terletak di antara bulan Rajab dan bulan Ramadhan. Pada bulan Sya’ban, Allah Swt. menurunkan banyak kebaikan-kebaikan berupa pertolongan, ampunan, dan pembebasan dari siksa api neraka.

Memasuki bulan Sya’ban, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa sebagai berikut:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Artinya: “Ya Allah berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban, dan sampaikanlah kami dengan bulan Ramadhan.”

Bulan Sya’ban merupakan waktu yang tepat untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Maka dari itu, bulan Sya’ban hadir untuk mengingatkan kita agar menyegerakan mengqadha utang puasa Ramadhan yang lalu sebelum datang Ramadhan berikutnya.

Keistimewaan utama bulan Sya’ban terletak pada Nisfu Sya’ban. Nisfu Sya’ban berarti hari atau malam pertengahan bulan Syaban yang jatuh pada tanggal 15 Sya’ban. Pada malam tersebut Allah Swt. membuka pintu taubat untuk seluruh umat Islam. Hal tersebut berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban sebagai berikut:

“Allah merahmati para hamba-Nya di malam nisfu Sya’ban, maka dia mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang yang musyrik dan seorang muslim yang ada permusuhan, kedengkian dan kebencian terhadap muslim lain karena urusan duniawi”.
(HR Ibnu Hibban, ath-Thabarani dan al-Baihaqi).

Adapun amalan-amalan yang dapat dilaksanakan pada bulan Sya’ban yaitu:

  • Puasa sunnah ayyamul bidh.
  • ⁠Memperbanyak dzikir dan sholawat.
  • ⁠Memperbanyak istighfar.
  • ⁠Bersedekah.
  • ⁠Tadarus Al-Qur’an.

Mari senantiasa kita manfaatkan bulan Sya’ban dengan memperbanyak ibadah kepada Allah Swt. Semoga bulan Sya’ban memberikan berkah dan kemuliaan bagi kita semua.

Supported by DEPARTEMEN KEROHANIAN HMAN-PNUP PERIODE 2023/2024

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *